Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh aspek, termasuk kehidupan beragama. Tidak ada satu agama pun yang bisa dengan jumawa menyombongkan diri terbebas dari pandemi ini. Pengalaman pandemi Covid-19 mengajarkan umat beragama dan penghayat kepercayaan menjalani kehidupan iman masing-masing dengan rendah hati dan mau mengedepankan cinta kasih. Karena esensi agama sesungguhnya adalah ‚Äúpencegah terjadinya kesemrawutan individual dan sosial.”

Dalam konteks ini, perempuan mempunyai peran penting dan krusial dalam menghadapi pandemi, meski sebagai istri, ibu, pendidik, anggota atau pemimpin komunitas, pemimpin agama, karyawan, dan lain-lain, perempuan menanggung beban yang tidak sedikit, bahkan ada yang menjadi kelompok rentan yang mengalami dampak langsung dari pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir.

Dalam buku ini, para penulis (perempuan dan laki-laki) membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka dari berbagai sudut pandang dan latarbelakang iman yang berbeda-beda. Dari ulasan mengenai bagaimana agama-agama menghadapi pandemi sampai cerita mengenai peran perempuan dalam berjuang menghadapinya serta merefleksikan hikmah di balik pandemi.

OK-Daya-Juang-Perempuan-Lintas-Iman-Menghadapi-Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *